Fitur Voice Chat Telegram

Fitur Voice Chat Telegram mirip fitur pada Clubhouse

Posted on

Setelah sebelumnya melakukan update beberapa fitur yang salah satunya adalah Auto-Deleted Message, Telegram meluncurkan fitur terbaru. Apakah fitur terbaru yang diluncurkan oleh Telegram? Mereka meluncurkan fitur Voice Chat Telegram. Seperti apa sebenarnya fitur terbaru dari Telegram ini? Apakah benar bahwa mirip dengan fitur Clubhouse?

Jika kita melihat pembicaraan di dunia maya bahwa fitur yang baru diluncurkan oleh Telegram memang mirip Clubhouse. Apa sih sebenarnya Clubhouse itu? Sempat mendadak viral beberapa waktu lalu karena menimbulkan kontroversi dan merupakan social media gaya baru. Mengapa? Karena mereka membuat sebuah media sosial berdasarkan percakapan suara dan bukan menggunakan text untuk komunikasi. Jadi nantinya orang akan bisa mendengarkan tentang topik yang menarik dan ikut bergabug untuk ngobrol juga. Yang menarik adalah pada Clubhouse adalah kita tidak bisa bergabung pada komunitas ini jika tidak di invite. Bagaimana dengan Voice Chat Telegram?

Fitur Voice Chat Telegram mirip fitur pada Clubhouse

Sekarang kita kembali lagi pada fitur yang diterapkan pada telegram yang katanya mirip dengan Clubhouse. Jika saya lihat, fitur ini hanya terinspirasi saja dari Clubhouse, mengapa? Karena fitur serupa sebenarnya sudah pernah kita lihat dari aplikasi chat lainnya seperti Discord.

Pada Telegram, fitur Voice Chat ini berfungsi jika kita memiliki sebuah channel dan di dalamnya terdapat subscriber. Misal kita mempunyai channel tentang tutorial dan suatu saat kita akan membuat sebuah siaran live. Selain kita yang mengisi acara live tersebut, subscriber juga bisa ikut berinterasi di dalamnya.

Walaupun terlihat mirip tetapi tetap ada perbedaan, setidaknya kita tidak terlalu ekslusif seperti member Clubhouse.

Beberapa hal yang menarik

Ada beberapa hal yang menurut saya menarik untuk mencoba fitur Voice Chat milik Telegram ini. Apa saja hal yang menarik tersebut?

1. Record voice chat

Selain kita bisa berbicara secara live, ternyata pembicaarn tersebut bisa kita rekam. Tujuannya apa? Jika materi itu penting dan ada member yang tidak sempat bergabung, maka hasil pembicaraan tersebut bisa kita share ke anggota channel yang kita punya.

2. Fitur raise hand

Seperti layaknya berbicara secara offline, maka Telegram menghadirkan fitur raise hand. Apakah kegunaan dari fitur ini? Jadi peserta yang ingin mengajukan pertanyaan atau ikut berbicara bisa memberikan tanda kepada admin. Misalnya si Budi ingin ikut berbicara atau bertanya maka ia harus memberi tanda dengan raise hand.

3. Speaker and listener link

Ini berguna untuk melakukan invite peserta di dalam sebuah channel dan dibedakan menjadi 2 yaitu speaker dan listener link. Sesuai dengan namanya speaker untuk pembicara dan listener untuk pendengar. Ini berguna untuk memudahkan kita ketika mempersilahkan seorang pembicara untuk bergabung dan mulai berbicara di channel yang kita miliki. Mengapa? Karena kita tidak akan direpotkan dengan melakukan unmute untuk pembicara atau speaker yang akan bergabung.

4. Join as …..

Seandainya sesorang ingin bergabung maka mereka bisa bergabung sebagai diri sendiri atau mewakili channel yang dimiliki. Di sini kita bebas untuk mempresentasikan sebagai diri pribadi atau mewakili channel yang kita miliki.

Itu semua adalah tentang fitur tebaru yang hadir pada Telegram dan membuatnya menjadi semakin menarik untuk dicoba. Sebuah pengalaman baru yang sangat sayang untuk ditinggalkan.

Terima kasih teman – teman sudah berkunjung di Ikirangga Blog. Semoga artikel yang saya bagikan berguna untuk kita semua. Oya teman – teman, kalian bisa juga membantu Ikirangga Blog untuk share artikel ini dan membuat semua orang tahu.

Gravatar Image
Seorang lelaki biasa yang sudah menjadi suami dan seorang ayah. Tertarik dengan blog sejak tahun 2006.

Leave a Reply

Your email address will not be published.