Beli domain dengan harga terjangkau
Sumber: Freepik

Cara beli domain dengan harga terjangkau

Posted on

Membangun sebuah blog sebenarnya tidak harus menggunakan nama domain .com, .net atau domain yang lainnya. Sebenarnya yang penting adalah cara kita menyampaikan sesuatu yang berguna dan bermanfaat untuk orang lain. Tetapi domain adalah sebuah identitas dari sebuah blog. Mengapa seperti itu? Karena orang akan dengan mudah menemukan kita jika ada sebuah label dengan menggunakan domain. Bagaimana sih cara beli domain dengan harga terjangkau itu?

Memang berapa sih harga domain itu? Harga domain ada beragam ada yang Rp 10 ribuan hingga Rp 1 jutaan atau bahkan lebih. Berarti harga domain itu mahal? Belum tentu, mahal atau tidak itu relatif, tergantung dari sudut mana kita memandang nama domain tersebut. Apakah akan menunjang blog yang akan kita bangun atau tidak.

Cara beli domain dengan harga terjangkau

Ada beberapa cara yang bisa teman – teman lakukan untuk membeli domain dengan harga yang terjangkau. Setidaknya ada tiga cara yang saya akan sampaikan yaitu :

#1 Dengan cara menabung

Cara ini memang terlihat kuno dan tidak keren tetapi cara ini terbukti ampuh untuk membeli apa saja. Satu kata yang pasti dengan menabung semua harga menjadi terjangkau. Bisa dibayangkan jika kita seorang pelajar ingin membangun sebuah blog dengan domain .com misalnya. Apakah ini akan menjadi masalah serius dan jangan dianggap enteng.

Berapa sih harga domain .com itu? Harganya antara Rp 129 ribu s/d Rp 145 ribu. Apakah mahal harga tersebut? Tentu saja harga tersebut akan menjadi mahal dan tidak terjangkau.

Sekarang kita pilih saja harga tertinggi Rp 145 ribu untuk domain .com. Bagaimana caranya menjadi terjangkau?

  • Tentukan berapa lama kita akan menabung. Ini akan mempengaruhi berapa uang yang harus kita simpan selama 1 bulan. Misal kita tidak mau terlalu lama, kita akan menabung selama 6 bulan saja. Maka Rp 145 ribu : 6 bulan = 24.166,667 dan saya bulatkan menjadi Rp 25 ribu berarti harus menabung. Kok Rp 25 ribu masih terlihat besar, sekarang Rp 25 ribu : 30 hari = sekitar 900 rupiah jika dibulatkan.
  • Harus konsisten. Setelah menentukan berapa rupiah yang harus kita sisihkan, kita harus konsisten dengan komitmen tersebut. Untuk apa? Untuk mencapai tujuan mendapatkan domain .com.

Bagaimana teman – teman apakah bisa terbayang dengan yang saya jabarkan? Sekarang saatnya beraksi jika memilih cara yang nomor satu yaitu menabung. Nilai tabungan ini lebih kecil banget dengan nilai jika kita nongkrong di cafe dan hangout.

#2 Memanfaatkan promo

Bang, kayakya cara nomor satu tidak masuk dengan keinginan saya yang menggebu – gebu dan ingin cepat beli domain. Berarti teman – teman bisa memilih cara nomor dua ini yaitu dengan memanfaatkan promo yang ada di penyedia hosting. Kebetulan sekarang sedang ada promo di domainesia hingga 31 Oktober 2020. Ada juga di penyedia domain luar yang sedang promo yaitu PorkBun yaitu setengah harga untuk domain .com. Biasanya di PorkBun seharga $8.56 menjadi $4.15 untuk tahun pertama.

#3 Pilih domain dengan harga sesuai budget

Untuk cara yang ketiga adalah memilih domain yang sesuai dengan budget. Cara ini berguna untuk yang memiliki budget pas-pasan tapi ingin cepat punyai domain. Domain .com tidak bisa teman – teman miliki jika dengan cara ini. Mengapa? Setidaknya kita harus punya dana Rp 145 ribu untuk meminang domain .com. Lalu domain apa yang bisa saya memilik dengan memilih cara ini? Domain .my.id dengan harga yang terjangkau. Berapa harganya bang? Harganya kisaran Rp 10 ribu s/d Rp Rp 15 ribu.

Dimana saya bisa dapatkan domain .my.id? Tentu saja di penyedia hosting dan domain di Indonesia seperti di domanesia, dewaweb, idcloudhost dan masih banyak lagi.

Cara mana yang akan teman – teman pilih untuk mendapatkan domain dengan harga terjangkau?

Terima kasih sudah berkunjung ke Ikirangga Blog. Semoga artikel yang saya bagikan dihari ini bermanfaat untuk kita semua. Oya teman – teman juga bisa bantu Ikirangga untuk share artikel ini supaya lebih banyak yang tahu.

Seorang lelaki biasa yang sudah menjadi suami dan seorang ayah. Tertarik dengan blog sejak tahun 2006.